Foto : gelaran pasar
beras hingga minyak goreng jelang lebaran di Mapolresta Malang Kota
KLOJEN, MALANGJOS.com
Polresta Malang Kota menggelar Gerakan Penjualan Pangan Murah Polri, usai Zoom Meeting Launching Gerakan Pangan Murah Serentak, Jumat 13 Malang 2026.
Zoom meting, dipimpin Kabag SDM Polresta Malang Kota AKBP Sophia Soegestie Mustary, mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Diikuti pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, anggota Satbinmas, serta Kepala Bulog Kota Malang.
Pasar murah menyediakan Bahan Pangan Penting (Bapokting), di gelar di halaman depan Mapolresta Malang Kota, dibuka untuk masyarakat di wilayah hukum Polresta Malang Kota.
Kasatbinmas Polresta Malang Kota Kompol Indo Jacmiko, sebagai penyelenggara pasar murah Polri menjelaskan, Polri bersama pemerintah menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi potensi panic buying.
“Gerakan Pangan Murah Polri sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Untuk mendapatkan kebutuhan utama sehari-hari, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri agar tidak terjadi panic buying”, terang Kompol Indo Jacmiko.
Sinergi Polri bersama Perum Bulog mendukung ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan pangan serta menekan lonjakan harga menjelang hari raya.
Penjualan Bapokting, bagian dari upaya Polresta Malang Kota dalam menjaga kondusivitas kamtibmas melalui pendekatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.
“Selain membantu masyarakat, juga mendukung stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di daerah. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat tanpa harus khawatir terhadap kenaikan harga menjelang Lebaran,” lanjutnya.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Di antaranya, beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta minyak goreng premium Rp19.000 per liter.
Stock yang disediakan meliputi 1.000 kilogram beras SPHP atau 200 kemasan, 60 liter minyak goreng, serta 200 kilogram gula pasir. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, bahkan beras dan minyak goreng terjual habis, sementara gula pasir tersisa sebagian dari total stok yang disediakan.
Melalui Gerakan Pangan Murah Polri ini, Polresta Malang Kota bersama Bulog menunjukkan komitmen menjaga stabilitas harga pangan. Memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus menciptakan kamtibmas aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (ER/MJ/Hms)










Komentar