oleh

Tekad dan Komitmen Universitas Widya Gama, di Dies Natalis ke 55

banner 300250

Foto : Rapat Terbuka Senat UWG Malang Tandai Puncak Dies Natalis ke 55

BLIMBING, MALANGJOS.com

banner 336x280

Universitas Widya Gama Malang (UWG) merefleksikan perjalanan panjang. Sekaligus penegasan komitmen, transformasi menuju kampus unggul berwawasan global.
Momentum tersebut menandai Dies Natalis ke 55 tahun, Selasa 24 Februari 2026.

Rektor UWG Dr. Anwar, SH., MHum
menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 55 tahun UWG. Tetap eksis dan terus berkembang. Sebuah momentum, menelaah kembali tahapan perkembangan institusi.

“Ini kontribusi besar, dari para pendiri, Yayasan, Universitas serta enam rektor sebelumnya. Karena, telah meletakkan fondasi kokoh bagi keberlanjutan institusi,” terang Rektor UWG, Dr Anwar, saat prosesi Dies Natalis ke 55, Selasa 24 Februari 2026.

Menurutnya, laporan kinerja rektor bukanlah capaian personal, melainkan hasil kerja kolektif seluruh unsur. Mulai dari pimpinan, senat, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Mengusung tema “Transformasi Menuju Kampus Unggul yang Berwawasan Global”, Rektor menekankan beberapa poin strategis. Mulai penguatan mutu akademik dan tata kelola institusi,
peningkatan reputasi dan daya saing global.

“Termasuk, hilirisasi riset dan karya teknologi. Penguatan budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan. Langkah konkret transformasi, adalah Launching Penerapan ISO 21001:2018. Standar internasional sistem manajemen organisasi pendidikan,” lanjutnya.

Penerapan ISO diharapkan, mampu
meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat reputasi dan kredibilitas kampus, meningkatkan kepuasan mahasiswa. Selain itu,
mendorong efisiensi administrasi dan menghadirkan sistem perbaikan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, diberikan juga, apresiasi prestasi dan peluncuran karya strategis. Pengumuman dan penghargaan bagi dosen, karyawan, mahasiswa, dan ormawa berprestasi.
Penyerahan buku karya teknologi UWG, wujud kontribusi inovasi dosen serta launching penerapan ISO 21001.

Tidak ketinggalan, penyerahan simbolis bantuan sosial untuk korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Kata Rektor, pihaknya ingin lebih bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, secata internasional mengumpulkan donasi sebagai aksi kemanusiaan. (ER/MJ)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *