oleh

Universitas Brawijaya, ‘Hadirkan’ Ramadhan di Kampus

banner 300250

Foto : Gelaran Bazar kampung Ramadhan di MRP UB

Universitas Brawijaya,
Hadirkan Ramadhan di Kampus

banner 336x280

LOWOKWARU, MALANGJOS.com
Masjid Raden Patah (MRP) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan Bazaar Kampoeng Ramadhan 2026, di area Masjid Raden Patah UB.

Menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Ramadhan MRP, menghadirkan berbagai program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi bagi sivitas akademika serta masyarakat umum.

Ketua Panitia Ramadhan MRP UB, Ratno Bagus Edy Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D, menyampaikan penyelenggaraan bazaar tahun ini memiliki sejumlah pembaruan.

Salah satunya, inovasi yang dihadirkan tentang pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung Poliklinik UB serta klinik kecantikan mitra.

“Kegiatan Bazaar Ramadhan tahun 2026, berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami menghadirkan berbagai layanan terbaru, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang disponsori oleh Poliklinik UB dan klinik kecantikan,” jelasnya.

Bazaar Kampoeng Ramadhan, kata dia, merupakan satu dari 16 rangkaian kegiatan dalam Gebyar Ramadhan 2026. Program tersebut dirancang untuk menghidupkan suasana Ramadhan, di lingkungan kampus. Sekaligus memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan pelaku usaha.

“Mudah-mudahan dengan berbagai layanan yang diberikan MRP, ibadah puasa kita menjadi berkah, bergairah, dan semakin semangat untuk mendapatkan maghfirah dari Allah SWT,” lanjutnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, turut disampaikan Ketua Yayasan UB, Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., IPU., ASEAN Eng. Ia menekankan, UB memiliki ekosistem masjid yang kuat sebagai pusat pembinaan spiritual mahasiswa.

“Kampus UB masjidnya paling banyak, ada 12 masjid. Setiap tahun kita mengadakan bazaar, dan kali ini juga ada Ngabuburit yang dapat meningkatkan produktivitas,” katanya.

Bazaar dan Ngabuburit menunjukkan, Ramadan di UB tidak hanya diisi dengan ibadah ritual. Tetapi juga aktivitas produktif yang memperkuat nilai kebersamaan dan kreativitas mahasiswa.

Sementara itu, Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc, menegaskan, Ramadhan harus disambut dengan penuh suka cita Sebagai momentum pembentukan karakter generasi muda, untuk pembangunan integritas.

“Kita ingin Ramadhan disambut dengan baik dan suka cita. Ramadhan adalah proses belajar membangun generasi muda dengan mengubah pola hidup untuk bertransformasi menjadi generasi yang lebih baik dan kompeten,” tuturnya.

Ia menambahkan kecerdasan semata tidak cukup tanpa integritas. “Sepintar apa pun seseorang, tanpa integritas tidak akan mampu membangun negeri yang lebih baik,” tegasnya. (ER/MJ/Hms)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *