oleh

Wamenpar Ni Luh Sebut, Dampak Perang di Dunia Pariwisata

banner 300250

Foto : Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Puspa saat memaparkan materi kuliah umum

LOWOKWARU, MALANGJOS.com
Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Puspa menjelaskan, dunia pariwisata akan terus mengalami perubahan. Seiring pola kebutuhan masyarakat, trend global termasuk digitalisasi. Namun yang pasti, tetap membutuhkan SDM yang berkualitas, di bidang pelayanan.

banner 336x280

Hal itu disampaikan Ni Luh, saat memberikan kuliah umum program studi sarjana terapan manajemen perhotelan departemen bisnis dan hospitality Fakultas vokasi Universitas Brawijaya, Smart and Sustainable Hospitality, di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Kamis 12 Maret 2026.

“Dunia pariwisata, akan terus mengalami perubahan. Dampak dari dinamika masyarakat, termasuk digitalisasi. Namun, pelayanan dari SDM yang berkualitas tetap menjadi bagian terpenting,” terang Ni Luh, saat ditemui di UB, Kamis 12 Maret 2026.

Ia menambahkan, melayani dengan hati, tetap menjadi kunci. Hal itu terkait dengan service, hospitality (pelayanan yang berfokus pada keramahtamahan, kenyamanan, dan kepuasan tamu) serta experience (ingatan/pengalaman wisatawan untuk kembali datang).

Saat ini, pariwisata tidak saja sebuah rekreasi, tetapi juga sebagai pondasi ekonomi masyarakat. Menjadi sumber income yang menjanjikan, menjadi sebuah bisnis yang bernilai.

Ketika disinggung dampak perang timur tengah terhadap wisatawan mancanegara, Ni Luh menyebut, pihaknya telah mendapatkan arahan dari menteri pariwisata. Arahan itu, terkait pergeseran penguatan pasar di kawasan Asia.

“Kita memperkuat ke kawasan pasar yang tidak melalui kawasan Jalur timur tengah. Kawasan Asia diperkuat, untuk mendatangkan wisatawan. Dan kembali, SDM yang berkualitas, menjadi kebutuhan utama,” pungkasnya. (ER/MJ)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *