oleh

BRI: Jangan Transfer Dana Sebelum Pastikan Investasi Legal dan Terawasi

banner 300250

MALANG – Masyarakat diminta tidak terburu-buru mengirimkan uang ketika menerima penawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi sebelum dana maupun data perbankan diberikan kepada pihak yang menawarkan investasi.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pilihan investasi harus didasarkan pada informasi yang memadai, bukan semata karena besarnya keuntungan yang dijanjikan.

banner 336x280

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ungkap Dhanny.

Menurutnya, pertumbuhan minat masyarakat terhadap investasi merupakan perkembangan yang positif. Namun, semakin beragamnya pilihan investasi juga membuat masyarakat perlu lebih cermat mengenali produk dan pihak yang menawarkan.

Salah satu hal yang patut diperhatikan adalah penawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Apabila tingkat keuntungan dinilai tidak wajar dan tidak disertai informasi produk yang jelas, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.

Pengecekan tidak berhenti pada nama perusahaan. Legalitas pihak yang menawarkan dan lembaga yang memiliki kewenangan mengawasi produk tersebut juga perlu dipastikan.

Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap penggunaan nama, logo, atau identitas perusahaan dan institusi tertentu. Pencantuman identitas tersebut tidak otomatis berarti pihak penawar memiliki hubungan resmi dengan institusi yang dicatut.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” kata Dhanny.

Bila memperoleh penawaran yang mencurigakan, masyarakat disarankan menunda transfer dan tidak memberikan data pribadi maupun informasi perbankan. Pihak yang menawarkan perlu diverifikasi melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait.

Masyarakat juga dapat memastikan status pengawasan produk melalui otoritas yang berwenang. Langkah tersebut penting untuk membedakan penawaran investasi yang memiliki dasar legal dengan modus yang memanfaatkan ketertarikan masyarakat terhadap keuntungan tinggi.

Jika ditemukan indikasi penipuan atau pencatutan nama dan identitas BRI, seluruh bukti komunikasi dan transaksi perlu disimpan. Laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi BRI dan kepada pihak berwenang.

Informasi resmi BRI tersedia di bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017. Masyarakat juga dapat menghubungi Sabrina melalui WhatsApp 0812-1214-017.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *