Foto : pelaksanaan Cangkrukan Ekonomi Pancasila Jawa Timur untuk pendampingan UMKM
KARANGPLOSO, MALANGJOS.com
Cangkrukan Ekonomi Pancasila Jawa Timur mengusulkan, adanya peningkatan insentif perpajakan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ), sebagai bagian dari implementasi Ekonomi Pancasila. Bahkan, mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berpihak
kepada pelaku usaha (UMKM).
Hal itu disampaikan, Djoni Sudjatmoko, saat pelaksanaan saat forum Cangkrukan Pancasila yang digelar PWNU Jawa Timur di NK Kafe, di kawasan Kecamatan Karangploso, Rabu 05 Agustus 2026.
Djoni yang juga Ketua Pelaksana kegiatan menjelaskan, transformasi menuju Ekonomi Pancasila, merupakan arah pembangunan ekonomi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
“Konsep tersebut menekankan, keberpihakan kepada pelaku usaha kecil. Tanpa menghambat pertumbuhan usaha besar. Kami memahami, harus tajam ke atas. Kepada perusahaan-perusahaan besar dan penguasa. Tetapi, juga mengayomi pengusaha yang di bawah, usaha mikro harus benar-benar mendapat perlindungan dan insentif,” jelas Djoni.
Menurutnya, regulasi yang ada saat ini, masih belum sepenuhnya memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang. Khususnya UMKM dengan omzet Rp4,8 miliar, yang langsung mengikuti skema perpajakan umum.
Batasan tersebut kata dia, perlu dikaji kembali. Agar pelaku usaha menengah memiliki kesempatan bertumbuh, sebelum dikenai beban administrasi dan perpajakan. Pihaknya mengusulkan, agar ada kemudahan perpajakan bisa diperluas.
“Jangan baru omzet di atas Rp4,8 miliar sudah dianggap besar. Kalau ingin ekonomi nasional melenting, pelaku usaha harus diberi ruang berkembang lebih dulu,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin, menjelaskan, pembahasan mengenai insentif UMKM menjadi penting. Karena mayoritas warga Nahdliyin bergerak di sektor usaha mikro dan kecil.
“Kita banyak warga di level mikro dan kecil. Mereka memang membutuhkan pendampingan, dukungan, dan perlakuan khusus agar usahanya bisa berkembang,” jelasnya.
Kata Gus Kikin, PWNU terus mendorong penguatan ekonomi warga. Melalui jaringan organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting. Ia berharap, forum tersebut dapat melahirkan gagasan yang benar-benar berdampak, bagi pelaku UMKM. (ER/MJ)










Komentar