oleh

KUR BRI Kepanjen Tembus Rp 496 Miliar, Pendampingan UMKM Jadi Perhatian

-Berita-13 Dilihat
banner 300250

KEPANJEN – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak hanya berkaitan dengan besaran pembiayaan, tetapi juga bagaimana modal tersebut digunakan untuk mengembangkan usaha. Hal ini menjadi perhatian BRI Branch Office Kepanjen yang hingga Oktober 2026 telah menyalurkan KUR lebih dari Rp 496 miliar kepada tak kurang dari 10 ribu nasabah.

BRI Kepanjen turut mendorong pendampingan usaha dan edukasi finansial untuk memperkuat pemanfaatan pembiayaan. Lebih dari 50 persen total penyaluran KUR diarahkan ke sektor pertanian dan perdagangan.

banner 336x280

Branch Office Head BRI Kepanjen Herwansyah mengatakan, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang tidak berhenti pada akses kredit.

“Kisah Ibu Juwariyah menunjukkan bahwa dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran KUR,” kata Herwansyah.

Ia menjelaskan, pendampingan dan pemberdayaan menjadi bagian dari upaya agar pelaku usaha dapat mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami juga mendorong pemberdayaan, pendampingan usaha, serta edukasi finansial agar pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Salah satu nasabah yang menjalani proses pengembangan usaha tersebut adalah Juwariyah, pemilik penggilingan padi dan perdagangan beras di Jenggolo, Kepanjen. Ia memulai usahanya pada 2000.

Saat membutuhkan tambahan modal untuk membeli mesin penggilingan dan memperbaiki peralatan lama, Juwariyah mendapatkan fasilitas KUR sebesar Rp 60 juta melalui BRI Unit Kepanjen. Seiring perkembangan bisnisnya, nilai pembiayaan tersebut meningkat hingga Rp 95 juta.

“Alhamdulillah, BRI banyak membantu usaha saya dan keluarga,” ungkap Juwariyah.

Ia mengatakan, fasilitas pinjaman yang diterima terus berkembang dari pengajuan awal.

“Awalnya saya pinjam Rp 60 juta dan sekarang sudah bisa sampai Rp 95 juta,” katanya.

Juwariyah juga mengaitkan dukungan pembiayaan tersebut dengan perkembangan usaha keluarganya.

“Usaha saya bisa ramai dan berkembang seperti ini secara tidak langsung juga karena bantuan BRI,” lanjutnya.

Komunikasi dengan petugas BRI terus terjalin selama usaha Juwariyah berkembang. Herwansyah berharap pola dukungan melalui pembiayaan dan pendampingan tersebut dapat membantu lebih banyak nasabah memanfaatkan KUR secara produktif.

“Kami ingin semakin banyak pelaku UMKM seperti Ibu Juwariyah yang memiliki kesempatan untuk tumbuh dan naik kelas,” tandasnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *