oleh

Banyak Pelaku Balap Liar, Polisi Datangi Sekolah

banner 300250

Foto : Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo memberikan keterangan

KLOJEN, MALANGJOS.com
Satlantas Polresta Malang Kota memperkuat langkah preemtif dengan pembubaran dan penindakan balap liar. Salah satu langkah, dengan menyasar lingkungan sekolah. Mengingat sebagian pelaku, masih berstatus pelajar.

banner 336x280

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo mengatakan, edukasi kepada pelajar menjadi bagian penting mencegah balap liar sebelum terjadi.

Dengan kegiatan sambang sekolah, termasuk agenda rutin setiap Senin, yang dilaksanakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo.

“Polresta Malang Kota, baik dari Kamsel Satlantas, Para Pejabat Utama setiap hari senin aktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah. Pelajar menjadi salah satu sasaran, karena masih ditemukan pelaku balap liar yang duduk di bangku sekolah,” terang Kasat Lantas, Kompol Rio Angga, Kamis 08 Oktober 2026.

Edukasi tidak sekadar menyampaikan larangan balap liar, tetapi membangun kesadaran pelajar mengenai risiko penggunaan jalan raya sebagai arena adu kecepatan.

Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut dapat menyebabkan kecelakaan dan mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pendekatan preemtif tersebut kemudian diperkuat dengan langkah preventif melalui patroli dan strong point di sejumlah ruas yang dipetakan rawan balap liar, antara lain Jalan Veteran, Jalan Ciliwung, kawasan Panorama dan Jalan Soekarno-Hatta.

“Untuk pencegahan di lapangan, kami intensifkan patroli dan strong point di sejumlah titik yang menjadi kerawanan balap liar,” lanjutnya.

Satlantas juga mendorong masyarakat lebih proaktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi balap liar.

Informasi ataupun Laporan bisa disampaikan melalui layanan darurat kepolisian 110 dan Jogo Malang 0811-1272-000 agar segera ditindaklanjuti petugas terdekat.

Rio menyebut, informasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat respons kepolisian. Karena personel tidak mungkin melakukan pengawasan secara bersamaan di seluruh ruas jalan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi. Setiap laporan terkait balap liar akan kami tindak lanjuti dengan mendatangi titik yang dilaporkan,” katanya.

Menurut Rio, keterlibatan masyarakat diperlukan bukan hanya untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Tetapi juga menjaga ketertiban dan memastikan aktivitas balap liar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Untuk percepatan pencegahan, kami berharap masyarakat tidak ragu melapor jika melihat indikasi balap liar. Informasi lebih awal membantu kami melakukan pencegahan sebelum terjadi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas,” pungkasnya.

Dengan pola tersebut, Polresta Malang Kota berupaya memutus potensi balap liar sejak dari lingkungan pelajar, memperkuat pengawasan di titik rawan, serta membangun partisipasi masyarakat melalui layanan 110 demi terciptanya keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Kota Malang. (ER/MJ/Hms)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *