Foto : Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat kunjungi Festival Mbois Malang Menyala
KLOJEN, MALANGJOS.com
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyebut,
Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, mendorong sektor ekonomi kreatif, menjadi mesin pembuka lapangan pekerjaan.
Festival Mbois 11 Malang Menyala, menjadi bagian aktivasi Kota Malang sebagai Kota Media Arts UNESCO. Didukung banyak talenta kreatifitas yang terus tumbuh.
“Kota Malang mempunyai talenta-talenta yang luar biasa. Kreativitasnya juga luar biasa. Didukung para akademisi, Pemda, komunitas, media, itu juga luar biasa,” terangnya, saat berkunjung di Festival Mbois 11 Malang Menyala, kawasan stadion Gajayana Malang, Sabtu malam 23 Agustus 2026.

“Lapangan pekerjaan di sektor ekonomi kreatif ini inklusif. Baik untuk generasi muda maupun untuk perempuan,” lanjutnya.
Di bagian lain, tambahnya,
terdapat 7,5 juta pengangguran terbuka di Indonesia. Dengan komposisi 85, persen Generasi Z dan Milenial. Optimalisasi ekonomi kreatif, diharapkan mampu menekan angka pengangguran.
“Pekerjaan yang diminati Gen Z dan milenial mayoritas, ke sektor ekraf. Dan sektor ini, dapat menurunkan angka pengangguran terbuka di seluruh daerah,” pungkasnya.
Kehadiran ekonomi kreatif, harus memberikan dampak bagi masyarakat. Mulai dari dampak ekonomi, dampak terhadap PDRB daerah, kesejahteraan para pegiat ekonomi kreatif, dan juga lapangan pekerjaan. (ER/MJ)










Komentar