MALANG – Transformasi layanan perbankan kini semakin mengarah pada kedekatan dengan masyarakat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office BRI Malang Sutoyo memperkuat strategi tersebut dengan mengandalkan 2.981 AgenBRILink yang tersebar hingga tingkat desa.
Hasilnya, selama periode Januari sampai Juli 2026, jaringan AgenBRILink tersebut berhasil mencatatkan sales volume mencapai Rp472 miliar. Angka tersebut menunjukkan peran AgenBRILink yang semakin penting dalam mendukung aktivitas transaksi masyarakat.
Berbagai layanan dapat diakses melalui AgenBRILink, mulai dari setor tunai, tarik tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan token listrik hingga transaksi keuangan lainnya.
Di Kabupaten Malang, Toko Leni di Desa Sukopuro menjadi salah satu agen yang aktif melayani masyarakat. Selama tujuh tahun bergabung sebagai AgenBRILink, toko tersebut berkembang menjadi titik layanan transaksi yang banyak dimanfaatkan warga sekitar.
Program ini juga membawa manfaat ekonomi bagi pemilik usaha. Toko Leni memperoleh tambahan pendapatan berupa fee based income sekitar Rp4 hingga Rp5 juta setiap bulan, sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan yang datang ke toko.
Branch Office Head BRI Malang Sutoyo Agung Waluyo mengatakan AgenBRILink merupakan bagian dari strategi BRI dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
“AgenBRILink menjadi salah satu garda terdepan BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses masyarakat. Selain mempermudah masyarakat dalam bertransaksi, program ini juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha yang menjadi mitra BRI melalui tambahan pendapatan serta peningkatan aktivitas usaha. Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan AgenBRILink agar manfaat layanan keuangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Dengan jaringan yang terus diperluas, BRI berharap akses terhadap layanan keuangan semakin merata sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.










Komentar