oleh

Ratusan Siswa Adem Papua, Disebar  di Jawa Timur

banner 300250

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melepas siswa Adem Jawa Timur

KLOJEN, MALANGJOS.com
Sebanyak 152 siswa Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Papua, siap belajar di sejumlah sekolah menengah di 10 daerah Kabupaten / Kota di Jawa Timur.

banner 336x280

Para siswa dari 6 Kabupaten / Kota di Papua itu, mulai masuk di sekolah, Senin 13 Juli mendatang.
Prosesi pembekalan dan pelepasan ratusan siswa, dilakukan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, di salah satu Hotel di Kota Malang, Sabtu 11 Juli 2026.

“Jawa Timur memberikan penguatan keilmuan untuk para siswa Adem dari Papua. Untuk itu, silakan sekolah dengan sebaik-baiknya. Perbanyaklah mencari ilmu, semoga sukses semua,” terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, saat melepas siswa siswi Adem, untuk mulai bersekolah di Jawa Timur.

Kata Khofifah, terhadap para pendidik, agar menjaga betul betul menjaga para siswanya. Sehingga, bisa menjadi putra putri terbaik bangsa. Bisa mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik, sesuai yang dicita-citakan. Di Jawa Timur, merupakan bumi Majapahit, yang mengajarkan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kita semua bersaudara. Dan saya mohon, persaudaraan ini menjadi bagian dari penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otorita Khusus Papua, Dr Velix Vernando Wanggai menjelaskan, para siswa Adem berasal dari 6 daerah Kabupaten / Kota di Papua.

“Para siswa Adem, sudah di Jawa Timur sejak 5 Juli 2026 lalu. Mereka, telah dididik Wawasan Nusantara hingga bela Negara oleh Yonif 512,” jelasnya.

Mereka adalah, tambah Velix, para siswa beruntung dari ribuan lainya. Setalah melalui serangkaian tes, dan lolos untuk mengenyam pendidikan sekolah menengah di Jawa Timur.

“Para siswa, akan tersebar di sekolah di 10 daerah Kabupaten / Kota di Jawa Timur. Akan belajar selama tiga tahun. Setelah sejumlah pembekalan, hari ini dilakukan pelepasan. Untuk selanjutnya, menuju sekolahnya masing masing,” jelas Velix.

Selama pembekalan, banyak hal yang telah dipelajari. Tidak hanya tengang kedisplinan dan bela negara, namun juga pengenalan karakteristik dan budaya setempat. Khususnya, yang menjadi lokasi tempat ia belajar. (ER/MJ)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *