Foto : para peserta jalan sehat di Dies Natalis ke 55 Universitas Widya Gama Malang
BLIMBING, MALANGJOS.com
Universitas Widya Gama Malang (UWG Malang) meminta maaf kepada masyarakat umum pengguna jalan di kawasan kampus UWG, Minggu 25 Oktober 2026.
Hal itu dikarenakan, sekitar 1.500 peserta dari keluarga besar Widya Gama Malang, ambil bagian dalam
Fun Walk Widya Gama Malang 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-55
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kampus 2 Universitas Widya Gama Malang tersebut, diikuti cukup antusias. Menjadi momentum kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Mulai Yayasan Pemb.ina Pendidikan Indonesia (YPPI) Widya Gama Malang, Universitas Widya Gama Malang, STIKES Widya Gama Husada, serta SMA dan SMK Widya Gama Malang.
Jumlah peserta berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat dan kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan kampus maupun sepanjang jalur yang dilalui peserta.
“Atas nama keluarga besar Widya Gama Malang, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Malang, khususnya para pengguna jalan,” terang Kepala Humas Universitas Widya Gama Malang, Minggu 25 Oktober 2026.
Atas kegiatan, tersebut jika menimbulkan kepadatan lalu lintas, memperlambat perjalanan, maupun mengganggu kenyamanan aktivitas masyarakat. Kami sangat menghargai pengertian dan kesabaran masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Fun Walk Widya Gama Malang 2026, Dr. Survival, S.E., M.M, menegaskan, kegiatan tersebut telah dipersiapkan. Termasuk memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat.
Menurutnya, panitia telah melakukan koordinasi dengan para pemangku wilayah setempat. Untuk turut membantu pengamanan dan mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, termasuk dalam mengantisipasi mobilitas peserta

“Sebelum kegiatan, telah berkoordinasi dengan pemangku wilayah. Bersama-sama membantu pengamanan dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Bagian dari komitmen, agar Fun Walk Widya Gama Malang 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib,” jelas Dr. Survival.
Ia menambahkan, bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan merupakan bentuk sinergi positif antara institusi pendidikan dan lingkungan masyarakat.
Meski berbagai langkah antisipasi telah dilakukan, Dr. Survival menyadari, tingginya jumlah peserta dapat menimbulkan peningkatan kepadatan lalu lintas. Terutama pada waktu keberangkatan, sert saat rombongan melintasi ruas jalan.
“Kami menyadari, kegiatan dengan peserta yang cukup besar tentu memiliki konsekuensi terhadap aktivitas lalu lintas. Karena itu, kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila terdapat ketidaknyamanan selama kegiatan berlangsung,” lanjutnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku wilayah, masyarakat, dan pihak-pihak yang telah membantu serta mendukung kelancaran kegiatan. (ER/MJ/Hms)










Komentar