Foto : pelaksanaan jaga Khas dan Sejarah Malangan, Polresta Malang fan pemkot Lestarikan Osob Kiwalan
KLOJEN, MALANGJOS.com
Polresta Malang Kota mengajak warga, melestarikan Boso Walikan atau Osob Kiwalan, bahasa khas Malang, menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Melalui Temu Budaya Ngalam Hebak, digelar Polresta Malang Kota bersama Pemerintah Kota Malang, akademisi, elemen masyarakat, dan penggiat budaya di Sanggar Sasana Krida Budaya, Kelurahan Rampal Celaket.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi mengatakan, pelestarian Osob Kiwalan, bagian menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki. Mengingat, bahasa tersebut memiliki karakter yang membedakan Malang dengan daerah lain.
“Osob Kiwalan, sudah menjadi identitas dan ciri khas Kota Malang. Kita perlu menjaga, melestarikan, dan terus mengenalkannya kepada masyarakat,” terang Danang.
Pelestarian budaya, dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama. Agar nilai kebersamaan dan karakter masyarakat Malangan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi. Ini gerakan bersama untuk merawat identitas, kebersamaan, dan nilai-nilai baik Kota Malang,” tegasnya
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi, langkah Polresta Malang Kota yang ikut mendorong pelestarian Osob Kiwalan.
Ia menilai gerakan tersebut, sejalan dengan arah pembangunan daerah. Melalui semangat Malang Mbois Berkelas, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal.
“Osob Kiwalan merupakan kearifan lokal yang unik. Menjadi bagian dari kekompakan masyarakat Malangan. Tradisi ini harus terus dijaga agar tidak hilang,” terang Wahyu.
Menurutnya, pelestarian budaya perlu berjalan beriringan di dengan pengembangan berbagai potensi lokal. Ruang kebudayaan seperti Kampung Celaket, menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberagaman dan kehidupan budaya Kota Malang. (ER/MJ/Hms)










Komentar