Foto : Deputy Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian PANRB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si., saat workshop strategi pembangunan ZI
LOWOKWARU, MALANGJOS.com
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendorong fakultas yang ada Universitas Brawijaya (UB) memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI).
Hal itu, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Pernyataan tersebut, disampaikan Deputy Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si., dalam Workshop Strategi Internalisasi Pembangunan ZI di Fakultas Ilmu Computer (Filkom) UB, Kamis 03 September 2026.
“Kami menyambut gembira, adanya inisiatif dan antusiasme Universitas Brawijaya dalam mengembangkan Zona Integritas di lingkungan perguruan tinggi. Termasuk, di sejumlah unit kerja, fakultas dan sekolah pascasarjan,” terang Erwan.
Menurutnya, UB menjadi salah satu perguruan tinggi serius membangun ekosistem Zona Integritas. Bahkan, telah terdapat satu unit kerja yang memperoleh predikat WBBM. Sementara sejumlah unit lainnya, tengah diusulkan memperoleh predikat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Erwan menegaskan, pembangunan ZI tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen atau sekadar mengejar predikat. Orientasi utamanya harus menyentuh kualitas pelayanan, khususnya pelayanan kepada mahasiswa.
“Fokus utama dari pengembangan WBK maupun WBBM ini adalah kepada pelayanan, terutama kepada para mahasiswa,” lanjutnya.
Ia menilai, penguatan integritas di perguruan tinggi menjadi semakin penting. Di tengah munculnya berbagai persoalan integritas di lingkungan pendidikan tinggi.
Melalui pembangunan ZI, UB diharapkan mampu memastikan pelayanan berlangsung secara transparan dan bebas dari praktik gratifikasi.
Salah satu persoalan yang perlu dicegah, adalah gratifikasi. Muncul akibat ketidaktahuan antara mahasiswa maupun dosen mengenai batasan dalam pemberian dan penerimaan sesuatu dalam proses pelayanan.
“Harapannya tentu dengan adanya WBK di UB, pelayanan kepada mahasiswa betul-betul menjadi lebih baik. Mengedepankan nilai-nilai integritas. Tidak ada lagi praktik gratifikasi,” pungkasnya.
Zona Integritas di kampus, dapat menjadi laboratorium pengalaman integritas bagi mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja.
Besarnya jumlah mahasiswa UB, yang akan menjadi alumni, tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta. Diharapkan, mereka menjadi duta integritas.
Sementara itu, Dr Ngesti Dwi Prasetyo, SH, M.Hum selaku Ketua Satuan Reformasi Birokrasi (SRB) Universitas Brawijaya (UB) menyebut, saat ini di UB sudah ada satu Fakultas yang berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ( WBBM).
“Satu Fakultas, sudah WBBM. Dan saat ini, kami mengajukan 6 Fakultas ke predikat WBK. Dan hal itu, sebenarnya sudah dicanangkan sejak tahun 2023. Ya sejak itu, tentu banyak perubahan tata kelola dan tata laksana di civitas akademika UB,” jelasnya.
Keenan fakultas itu, kata dia, mulai dari FEB, Filkom, FSTeM, FAsT, Sekolah Pasca hingga
PSDKU Kediri. (ER/,MJ)










Komentar