oleh

Mitigasi Bencana, Tanam Pohon di Bantaran Sungai Brantas

-Berita-11 Dilihat
banner 300250

Foto : prosesi penanaman pohon mitigasi bencana di kawasan bantaran sungai Brantas

KEDUNGKANDANG, MALANGJOS.com
Mengantisipasi bencana hidrometeorologi di Kota Malang, tidak hanya dilakukan melalui kesiapan personel dan peralatan tanggap darurat. Tetapi juga dengan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

banner 336x280

Usai memimpin Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi melibatkan 357 personel gabungan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS, melanjutkan kegiatan penanaman pohon di kawasan Lapangan Buring, dan sepanjang bantaran Sungai Brantas, belakang GOR Ken Arok, Kecamatan Kedungkandang, Jumat 06 November 2026

Tanam pohon bagian dari program Green Policing Polresta Malang Kota sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.

Penanaman menyasar area sekitar lapangan tempat apel hingga kawasan gampengan atau tebing di sepanjang tepi sungai yang membutuhkan penguatan vegetasi.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menjelaskan, penanaman pohon merupakan tindak lanjut dari kegiatan kesiapsiagaan bencana.

Menurutnya, upaya menghadapi ancaman hidrometeorologi tidak cukup hanya dengan menyiapkan personel dan sarana penanganan darurat, tetapi juga harus disertai tindakan pencegahan melalui pelestarian lingkungan.

“Melalui Green Policing, kami ingin membangun kepedulian bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya mencegah bencana. Penanaman pohon ini tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga membantu memperkuat tanah, menjaga resapan air. Mengurangi risiko erosi dan longsor, khususnya di kawasan bantaran sungai,” terang Kombes Pol Danang, Jumat 06 November 2026

Sebanyak 100 bibit pohon disiapkan yDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Jenis tanaman yang ditanam terdiri atas pohon keras, yakni 25 bibit mahoni dan 25 bibit tanjung, serta berbagai tanaman produktif berupa alpukat, nangka, dan durian.

Menurut Danang, keberadaan pohon keras memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga kestabilan lingkungan. Akar pohon membantu mengikat struktur tanah, mengurangi potensi erosi pada tebing sungai, sekaligus mendukung penyerapan air hujan ke dalam tanah.

“Pohon keras dan pohon buah memiliki manfaat yang saling melengkapi. Selain menjaga ekosistem dan membantu mengurangi risiko kerusakan lingkungan, tanaman buah nantinya juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, pohon yang ditanam hari ini dirawat bersama hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.

Penanaman tersebut turut dihadiri Wakapolresta Malang Kota, Sekretaris Daerah Kota Malang, Danramil 0833-02/Kedungkandang, Kepala BPBD Kota Malang, Camat Kedungkandang, serta Kapolsek Kedungkandang. (ER/MJ/Hms)

 

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *