oleh

Upacara HUT RI di UMM, Kirim Salam Duka Gempa di NTT 

banner 300250

Foto : pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke 81, di UMM

DAU, MALANGJOS com
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), di Helipad UMM, Senin 17 Agustus 2026, menjadi momentum memaknai kemerdekaan. Melalui tanggung jawab perguruan tinggi, dalam menjawab persoalan bangsa.

banner 336x280

Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., mendorong seluruh sivitas akademika, tidak berhenti pada kebanggaan sebagai institusi pendidikan, tetapi menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rektor turut berbela sungkawa, atas bencana gempa bumi di NTT, di hari Sabtu sebelumnya. Bahkan, mengenakan busana khas Nusantara Timur, bentuk perhatian dan solidaritas masyarakat NTT.

“Indonesia adalah bangsa majemuk. Tetapi, dapat bersatu karena ada nilai yang mempersatukan, yaitu Pancasila. Keberagaman tersebut, dengan gagasan bahwa Indonesia merupakan milik bersama. Kemerdekaan, tanggung jawab untuk membangun kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, bencana menjadi pengingat, bahwa solidaritas kebangsaan perlu diwujudkan dalam tindakan. Muhammadiyah, harus terus bergerak dengan orientasi pada kemajuan, kesejahteraan bersama. Bukan semata-mata kepentingan pribadi maupun kelompok.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis, menentukan arah pembangunan Indonesia. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan, tetapi harus menjadi ruang berkembangnya ilmu pengetahuan, riset, teknologi, dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Harapan itu, dipundak seluruh sivitas akademika. Kita semua bagian dari perjuangan. Tanggung jawab dimulai dari pimpinan perguruan tinggi, guru besar, dosen dan peneliti, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang kelak menentukan arah perjalanan bangsa,” lanjutnya.

Semangat tersebut, ditempatkan dalam tema “UMM Organization Builders 1964–2026”. Menurutnya, perubahan berlangsung cepat menuntut organisasi mampu membaca situasi. Menentukan arah, mengambil keputusan, serta mengubah visi menjadi aksi.

Seluruh sivitas akademika, diposisikan sebagai “navigator” yang mampu membangun tim adaptif, menjaga integritas. Menciptakan lingkungan memberikan kontribusi terbaik. (ER/MJ/Hms)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *